Selasa, 15 Maret 2011

Bom Berbentuk Buku


  tadi sekitar pukul 05.00 aku, tante aku dan mamah aku sedang makan baso sambil melihat berita di sebuah stasiun televisi swasta. saat kami makan ada sebuah berita yang membuat aku sampai berhenti karena kaget. berita tersebut menayangkan detik-detik terjadinya ledakan bom di utan kayu. Bom tersebut berada di dalam buku yang dibungkus sampul coklat di tujukan kepada tokoh Jaringan Islam Liberal sekaligus Ketua DPP Partai Demokrat Ulil Abshar Abdallah. Bungkusan tersebut sampai di tempat kejadian (kantor Radio Utan Kayu 68H) pada pukul 10.00. awalnya bungkusan itu dikira hanya sebuah buku biasa, namun saat dideteksi oleh metal detector ternyata ada bunyi yang keluar dari buku yang belakangan diketahui berjudul 'Mereka Harus Dibunuh karena Dosa-dosa Mereka Terhadap Islam dan Kaum Muslimin'. Kabel juga terlihat menjuntai. Sambil menunggu Gegana tiba di lokasi, Kompol Dodi melalui instruksi via telepon, mencoba menjinakkan bom di dalam buku. Dia merobek kover buku yang tebal dengan cutter, lalu merobek halaman per halaman. Air dikucurkan ke buku atas petunjuk rekan Doni yang memberi instruksi lewat ponsel. Namun naas menimpa Dodi. Saat menarik bagian tengah buku, tiba-tiba bom meledak. Telapak tangan kiri Dodi pun putus dan jari-jari tangan kanan rusak. Dodi yang mengenakan baju safari abu-abu dilarikan ke RSCM.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar